Posted by: stevanustanly | April 20, 2010

Security and Privacy in Distance Education

Security and Privacy in Distance Education

Dalam era modern seperti sekarang ini telah banyak aplikasi yang dikembangkan untuk mendukung desain dan penyampaian materi belajar jarak jauh. Sayangnya, aplikasi tersebut hanya dikembangkan dengan ketentuan keamanan dan kerahasiaan, seperti memasukan userID dan password.  Seiring berkembangnya teknologi, keamanan dan kerahasiaan semakin sulit untuk dijaga dan keamanan hanya dengan menggunakan password dan userID tidak dapat diterima.

Banyak paper yang menyuguhkan tentang keamanan dan kerahasiaan untuk pendidikan jarak jauh secara spesifik. Mereka berdiskusi tentang kemanan dan kerahasiaan untuk e-learning dalam aturan legislatif dari tahun ke tahun. Ada yang menggunakan pendekatab psikologi dan pedagogikal serta pendekatan dengan menggunakan context-aware agent dalam pendidikan jarak jauh.

Paper ini akan membahas mengenai kebutuhan kemanan dan kerahasiaan untuk pendidikan jarak jauh. Untuk lebih jelas, pada bagian Background akan dijelaskan seperangkat alat yang biasa digunakan dalam otorisasi  dan penyampaian materi pembelajaran. Pada bagian Security Requirement, kita akan berdiskusi mengenai kebutuhan keamanan dan solusinya. Sedangkan pada bagian Privacy Requirement, akan dijelaskan atau didiskusikan mengenai kebutuhan-kebutuhan untuk mendukung kerahasiaan dan solusinya. Kemudian akan dijelaskan juga tren yang akan datang mengenai kemanan pendidikan jarak jauh pada bagian Future Trend, yang pada akhirnya akan ditutup dengan konklusi.

BACKGROUND

Bagian ini akan menjelaskan beberapa alat utama yang digunakan dalam pendidikan jarak jauh dan kegunaannya.

  • Administration Tool

Kegunaan dari alat ini adalah untuk mengatur data-data adminstrasi dari setiap mahasiswa/i. Data ini sangat sensitif karena menyangkut data pribadi, seperti nilai, tanggal lahir, dan biaya kuliah.

  • Courseware Authoring Tools

Kebanyakan sarana belajar jarak jauh didesain untuk dapat diakses melalui internet.  Dari sudut pandang keamanan, otorisasi sarana belajar jarak jauh harus dimasukkan perlindungan hak cipta untuk setiap karya yang dihasilkan.

  • Course Content Delivery Tools

Setelah sarana belajar jarak jauh secara online didesain, dibutuhkan juga alat yang tepat untuk menyampaikan materi pembelajaran. Alat tersebut memungkinkan mahasisa/i untuk mengakses materi pembelajaran secara online melalui internet.

  • Synchronous and Asynchronous Communication Tools

Beberapa alat didesain untuk pendukung aktivitas Synchronous antara instruktur dan siswa, contohnya konferensi video. Alat lainnya, seperti asynchronous juga diperlukan jika siswa membutuhkan beberapa waktu untuk menyelesaikan tugasnya tanpa harus online dengan instrukturnya, misalnya melalui emil.

  • Multimedia Lecturing Tools

Video dan slide-show meningkatkan presentasi slide. Multimedia juga memungkinkan untuk mendapatkan penjelasan dariinstruktur saat siswa/i sedang browsing.

  • Student Performance Assestment Tools

Untuk menilai performa siswa/i secara online merupakan tantangan untuk instruktur. Berbagai aplikasi telah dikembangkan untuk penilaian secara online. Alat tersebut diusahakan untuk berfokus menciptakan ujian online atau catatan belajar siswa/i secara online. Penilaian tersebut juga dapat memonitor sikap siswa/i saat mencari materi pembelajaran melalui internet.

SECURITY REQUIREMENTS

  • Authentication

Authentikasi sangat penting untuk instruktur maupun siswa/i sebelum mereka ikut pembelajaran jarak jauh.

  • Autentikasi untuk Siswa/i

Identitas siswa/i harus disembunyikan sebelum dilakukan autentikasi. Sistem harus memastikan bahwa orang yang mengakses data tersebut adalah orang yang bersangkutan.

  • Autentikasi untuk instruktur

Memastikan bahwa data online instruktur sangat penting karena instruktur mengakses banyak komponen dari sistem pembelajaran online yang mencakup materi pembelajaran, nilai siswa/i dan data-data lainnya.

  • Akses Kontrol

Untuk membuat ujian maupun kuis dapat dipercaya dan bebas dari ancaman, ujian harus dilindungi dari akses yang tidak diotorisasi.

  • Exam Access Protection

Pada pendidikan tradisional, ujian biasanya dilakukan di dalam ruangan kelas. Instruktur hadir di tengh kelas untuk memonitor jalannya ujian. Lain halnya dengan pendidikan jarak jauh, harus memastikan bahwa yang mendapatkan nilai adalah orang yang mengerjakannya.

  • Data Integrity, Storage Confidentiality

Untuk membuat ujian maupun kuis dapat dipercaya, jawaban siswa/i harus diproteksi.

  • Exam Result Protection

Para penyerang dapat melihat, mencui atau memodifikasi jawaban ujian siswa/i selama transmisi atau penyimpanan.

  • Copyright Protection

Sarana belajar jarak jauh merupakan sesuatu yang bernilai yang dimiliki sebuah organisasi maupun instruktur. Materi digital sangat mudah untuk dicuri, dimodifikasi. Untuk itu harus di lindungi dengan hak cipta.

  • Courseware Copyright Protection

Melindungi karya siswa/i dalam sarana belajar jarak jauh merupakan isu yang penting. Dalam dunia digital, lebih sulit melindungi hak cipta karena arsip digital mudah untuk di gandakan.

  • Presentation Copyright Protection

Beberapa instruktur tentunya tidak menginkan materi presentasinya diperlihatkan atau direproduksi oleh orang lain yang bukan bagian dari kelas diskusinya. Sementara, beberapa instruktur lainnya ingin menggunakan konten presentasi yang dimiliki oleh instruktur lain. Untuk itu dibutuhkan pertukaran tanpa melanggar hak cipta dengan persetujuan pemiliknya.

  • Security Solutions

Otentikasi dapat digunakan dengan userID dan password jika datanya tidak terlalu sensitif. Jika datanya sensitif, dapat digunakan digital signatures. Kesulitan lainnya adalah memastikan bahwa yang menyelesaikan ujian adalah orang yang sesuai. Melindungi jawaban ujian selama masa transmisi selesai dapat diperoleh dengan security protocol, Secure Socket Layer (SSL). Jawaban yang telah disimpan dapat dilindungi dengan simetrik enkripsi (seperti AES atau triple DES).

Untuk melindungi materi presentasi merupakan suatu tantangan yang berat, karena siswa/i dapat dengan mudah merekam saat sesi berlangsung dengan ScreenShot, cut-and-paste, ataupun kamera perekam. Untuk melindunginya, kita bisa menggunakan Digital Rights Management (DRM). Beberapa perusahaan telah menyediakan solusi ini untuk media digital, seperti Authentica (www.authentica.com).

PRIVACY REQUIREMENTS

Kebutuhan kerahasiaan untuk pendidikan jarak jauh sebenarnya didorong oleh legislasi tentang indofrmasi yang harus dijaga secara rahasia.

  • Privacy Legislation

Disetiap negara memiliki cara menjaga data pribadi yang berbeda. Di Eropa dilakukan dengan sekumpulan regulasi yang dinamakan Data Protection Directive (European Union). Sedangkan di Amerika, perlindungan ini diraih melalui bagian dari legislasi federal pada level kenegaraan. Semuanya diatur dalam hukum yang telah ditentukan, seperti Right to Financial Privacy Act, Video Privacy Protection Act, dan juga Electronic Communication Privacy Act.

  • Student Performance Assessment

Alat yang dapat menilai performa dari setiap siswa/i akan mengumpulkan data pada Student’s Learning Performance saat siswa/i browsing materi pembelajaran.

  • Communication Privacy

Siswa/i harus dapat bertanya kepada instrukturnya secara online dari pribadi.

  • Privacy Solutions

Pendekatan efektif untuk melindungi kerahasiaan dalam pendidikan jarak jauh adalah menggunakan kebijakan privasi. Kebijakan dapat dipilih oleh pemilik dokumen atau data untuk membagikan atau merahasiakan data tersebut. Setiap siswa/i ataupun instruktur memiliki kebijakannya sendiri-sendiri.

FUTURE TRENDS

Konsumen sekamin banyak dan semakin berhati-hati serta memperhatikan hak privasinya di internet, pada masa yang akan datang, layanan elektronik akan membutuhkan lebih lagi fitur-fitur keamanan dan kerahasiaan termasuk juga pendidikan jarak jauh. Tren ini terlihat dari keamanan baru dari WebService. Fokus kemann ini dibuktikan dari munculnya undang-undang privasi, penggunaan P3P (Platform for Privacy Preferences Projects).

Kebutuhan akan keamanan dan kerahasiaan juga semakin cepat, ini merupakan dampak dari perluasan belajar jarak jauh dari universitas. Perusahaan swasta juga membutuhkan perlindungan data yang lebih baik untuk melindungi data strategis dan rahasia persaingan dagang.

CONCLUSION

Untuk kesuksesan pembelajaran jarak jauh, sistem pembelajrannya harus menyediakan fitur keamanan dan kerahasiaan. Instruktur dan siswa/i harus memiliki rasa percaya bahwa data, hasil ujian dan presentasi mereka dijaga kerahasiaannya dan terbebas dari pencurian.

Kebutuhan akan keamanan dan kerahasiaan dapat dipenuhi dengan teknologi masa kini. Pengembang dan organisasi pembelajaran jarak jauh harus memiliki atensi yang lebih untuk mendesain sistem mereka untuk memastikan keamanan dan kerahasiaan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: